Oleh: subuki | Juni 22, 2010

Ujian Seseorang Sesuai kadar Agamanya

Sa’ad bin Abi Waqosh berkata, ” Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, ” Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya?”

Jawab Nabi SAW : “Para Nabi, kemudian orang yang seperti mereka, dan yang menyerupainya mereka. seseorang diuji menurut kadar agamanya. kalu ia teguh dalam agamanya, cobaan baginya akn ditambah. Kalau dia lemah dalam agamanya, cobaannya akan diperingan. cobaan itu akan selalu dialami oleh seseorang hamba sampai ia hidup di atas bumi ini dgn tidak memiliki satu dosa/kesalahan” (HR. An-Nasa’i Ahmad, Ibnu Majah).

Berdasarkan hadits tersebt di atas, sesungguhnya ujian bagi seorang hamba itu berdasarkan agamnya. jika agamnya kuat maka akan diuji dengan yang lebih berat, sbaliknya, jika agamnya lemah, ia kan diuji dengan ujian yang ringan. Para Rosul, para Nabi, orang sholeh dan ikhlas adalah orang-orang yang utama karena mereka mendapatkan ujian dari Allah sangat berat. ujian yang mereka terima mungkin tidak sanggup dipikul oleh orang biasa (awam).

Ketika berdakwa menyebarkan Agama Islam, Rasulullah SAW. dituduh membawa aliran sesat dan dijuluki tujang sihir. Beliau difitnah dengan berbagai macam cara oleh orang-orang musyrik kaum qurais. Orang-orang kafir, salalu membenci Rosulullah dan para sahabat pejuang Islam ini.

seseorang hendak memegang teguh agamanya pasti akan medapati berbagai tantangan -tantangan, baik tantangan dari luar maupun dari dalam, tantangan ini bisa datang dari mana saja.

Maka, marilah kita tingkatkan kekuatan iman dan pemahaman ke-islaman kita untuk menyongsong kehidupan esok yang lebih baik. Allah SWT tidak menuntut yang di luar kesanggupan kita, karena Allah hanya akn menguji kita, sesuai dengan kekuatan kita.

sesuai denga firman Allah :
” Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu?, Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan berbagai macam cobaan) sehingga berkatalah Rosul dan orang – orang yang beriman bersamanya : “Bilakah datang pertolongan Allah?”. Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (QS. Al-Baqorah : 214).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: