Oleh: subuki | Agustus 18, 2010

Mengapa Ya Do’a Kita Tidak Terkabul2 kan ????

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.” (QS. Al-Mu’min: 60).

” Barang siapa tidak mau meminta kepada Allah, niscaya Allah akan marah kepadanya” (HR.Ahmad, Tirmizi, dihasankan Al-Albani)

Doa; Makanan Harian

Doaadalah makanan kesehariaan kita, doa adalah ratap tangis kita. Ketikahati penuh nestapa, dibalut kesedihan, ditertawakan oleh duka,kesulitan selalu mengintai. Doalah sebagai senjata pamungkas dan solusiterbaik.

MEMANG BENAR BAHWA ALLAH AKAN MENGABULKAN SEMUA DOA SEPERTI JANJI NYA. DAN TINGGAL SOAL WAKTU KAPANDI KABULKAN. YANG JADI MASALAH. BAGAIMANA KALAU DOA ITU TIDAK SAMPAI KELANGIT?? KARENA TIDAK MENCUKUPI SYARAT-SYARAT DOA YANG AKAN DIKABULKAN??


Tapi kaget, ketika doa yang di panjatkan ternyata tidak berbuah apa2!!! Sedih hati rasanya, bagaimana bisa menyelesaikan semua yang dihadapi sedangkan apa yang dirindukan tidak kunjung tiba!!! Allah tidak maumendengar doa??? Ke dunia mana saya harus pindah, kalau Allah sudahtidak mau mendengar doa saya!!

Untuk sekedar tips,coba kita ambil kursi terus duduk dan merenung dikit saja… Mungkin saja ada yang terlupakan oleh kita!! Apa itu???

Pertama: Belum Bertaubat Dari Dosa-Dosa

Mungkin saja kita belum bertaubat. Bagaimana mungkin doa itu terkabul sedangkan kita masih berbalut dosa?? Masih berselimut maksiat!!! cobalah bertaubat dahulu sebelum berdoa. Shalat 2 rakaat sunnah apa saja, mau shalat taubat, salat sunnat wudhu, tahajud dll. Sesudah salat istighfar dulumin. 100 x.

..Ahgghhh kurang segitu mah..ya udah tambah lagi ribuan. Ingatlah dosa-dosa yang pernah dilakukan, menangislah, menjeritah…

Kedua: Jarang/Tidak Pernah Bersyukur

Mungkin saja kita jarang atau tidak sama sekali bersyukur. Dalam Al-Qur’an disebutkan:

“Bila kalian bersyukur, maka niscaya kutambahkan nikmat atas kalian. Danbila kalian mengingkari nikmatKU, sungguh siksaku amat pedih.” (QS.Ibrahim: 7)

Bersyukur itu bukan masalah suka atau tidak, tapi wajib dan harus. Kalau tidak bersyukur kita diancam dengan kepedihan, nestapa ditambah siksa. Nah manamungkin doa dikabul sedangkan bersyukur saja tidak, malah kita terancam dengan siksa lagi!!

Udah kok!! Saya sering ngucap alhamdulillah kalau dapat rezeki!!

Ntardulu, apakah cukup dengan baca alhamdulilah?? Kita akan mendapatkan rezeki misalnya sejuta terus ngucap alhamdulilah! bagus sekali itu, tapi kalau ditanya,

” Bagaimana aplikasi syukur anda itu?? Apa yang akan kita jawab???

Ketika mulut kita bersyukur, coba sedikit saja kita sisihkan uang kita untuk deposito akhirat. Itulah syukur yang mumpuni.

“Akusuka kok ngasih baju-baju ke orang lain!! Wah bagus sekali!! Bajunyabaru semua mba?? Yah yang bekas,yang udah ngak terpakai!!!

Cobakira-kira bagus ngak ngasih barang bekas?? Dan kita anggap perbuatanitu sudah bagus dan hebat??? Kita masukan 10.000 ribu ke kas masjid,atau ngasih ke anak yatim piatu. Sedangkan gaji kita 10.000.000, ataukita sering hanging out, nonton, ke café, liburan ke Bali yangmenghabiskan jutaan??””””


Tapi ketika mengaplikasikan syukur itu terkadang tidak berharga meskipun kita mendapat nikmat yang begitu besar!!!

“Wah yang penting ikhlas kan meskipun sedikit!!!

Betul tapi bagusnya kan besar sedekahnya dan ikhlas lagi…Yakinlah, Insya Allah doanya makbul.

Nah itulah mungkin doa kagak terkabul, karena tidak bersyukur dan aplikasinya tidak seimbang.

Ketiga: Lupa Kewajiban Terhadap Sesama

Mungkin saja kita lupa pada orang miskin, lupa pada tetangga yang kelaparan,saudara jauh kita yang mungkin ngak punya uang untuk bayaran. Padahal mugkin saja kita mampu beli motor, beli baju ratusan ribu, liburan,umrah, haji, beli majalah, beli mas, beli laptop, bisa langganan spedy,indovison dsb.

” Suka kok, kalau ada makanan ngak kemakan, aku suka kasih ke tetangga!!

Aduh maaf yah, pantas ngak ngasih makanan yang tidak termakan???

Mauenak hati!! Mau enak hidup?? Coba beli makanan terus langsung kasih ke anak yatim atau orang yang tidak mampu, pasti mereka ada yang nangis, gembira dll. Sambil makan dikt-demi sedikit sambil dinikmati. Atau beli KFC dan bagikan ke mereka. Bungkusnya pun pasti mereka simpan baik-baik dilemari.

Padahal sering sekali kita makan tidak habis. Dijamin kalau dikasih ke mereka pasti habis dengan tulang-tulangnya.

Keempat: Tidak Memperhatikan Ke Halalan Makanan

Mungkin saja kita sering makan makanan yang haram.

Lah nggak lah, saya nggak pernah makanan yang diharamkan kok!!!

Coba periksa dulu, pernah ke food court di mall? Sering donk!!!

Sering makan ke restoran bersama keluarga??? Wah itu mah mingguan atuh…

Apa pernah memeriksa apakah rstoran-restoran itu sudah ada SERTIFIKAT MUI nya???

Emang kenapa??? Kan banyak sekali makanan yang dimasak dengan ANG CUI (arakCina) agar makanan gurih dan kering, ada steak yang dicampuir RUM (sejenis miras), ada black forest yang menggunakan alcohol…

Astaghfirullah al-adzim…kan saya nggak tahu…

Lahkan sudah ada seruan agama bahwa kita harus menjaga perut kita dari yang haram!! Lah saya kan cuman lihat di restoran itu ada yang berjilbabyah masuk aja gitu loch?

Lah masa pengetahuan agama akan mengetuk pintu rumah kita tiap hari, kalau kita tidak mencarinya???

Kelima: Tidak Mau/Malas Mencarei Ilmu-Ilmu ALlah

Mungkin saja kita lupa dengan kewajiban. Misalnya kita malas atau tidak maumempelajari agama. Ada seseorang bertanya kepada seorang ustadz:

” Ustadz, dimana yah cari guru ngaji?” Si ustadz diam sejenak, karena bingung jawabnya gimana. Kemudian ditanya:

“Ibu dari mana? Oh saya dari solo! Di Jakarta saya kerja dah setahun. Tahu ngak tadz! Saya tuh dah cari kerja ke sana kemari, buka internet, belikoran, majalah tiap hari, saya di interview ke bandung, jogja, ke Surabaya, bahkan pernah ke Batam.” Ujar si ibu..

Kemudian si ustadz menjawab, “Ibu sudah ke sana kemari bahkan pergi ke kota2 yang sebelumnya belum  pernah dikunjungi. Tapi kenapa bertanya nguru ngaji ada dimana??? Kenapa tidak berusaha mencarinya ?? Waktu mencari kerja rela ke sana kemari, padahal ngaji itu untuk bisa baca Al-Qur’an itu penunjuk jalan yang akan menuntun kita kelak!!

Pantaskah hati akan bahagia? Banyak solusi dalam kehidupan!!!!

Boleh jadi kita sering shalat wajib, banyak shalat sunah.. tapi maaf apakah batin dan jiwa kita sudah terisi dengan pengetahuan!! Dalam fiqih  begini, seseorang yang taat malaksanakan kewajiban agama bertahun-tahun tanpa pergi ke majelis taklim, ngak pernah baca buku agama, ngak peduli ceramah di TV, radio dll, dan ternyata ketika tahu bahwa gerakan shalatnya banyak yang salah, pasti ngomong begini:

” Wah saya ngak tahu kok,” atau begini ” Pasti deh Allah terima, wong kagak  tahu!!” Ntar dulu kata fiqih, “Apakah anda belajar untuk menghilangkan ketidak tahuan itu? Apakah anda tahu mencari ilmu agama itu wajib?? Kalau tahu berarti selama itu pula anda salah, kalau salah mana diterima doanya!!

Sudahdeh kita sering nonton sinetron, mendatangi Café, restoran, liburan ,week end kemana mana, jalan-jalan, sering ke acara pernikahan, sunatan,meeting dan lain-lain.

sudah deh sekarang kita juga pergi ke majelis taklim, masa ngak bisa siiiih…!!!.

Jadi Gimana Dunk..!!!

Yukkita belajar agama, dah bosan kita jalan2 kemana-mana, saatnya sekarang menata hati, memperbaiki jiwa, membangun kesuksesan, memerangi kehampaan kalbu.

Itulah sekelumit mengapa doa tidak terkabul masih ada beberapa dan Insya Allah dalam kesempatan lain.

YaAllah, jadikan kami hamba yang selalu bersyukur, jangan jadikan kamihamba yang tidak pernah bersyukur karena kami yakin bahwa kemarahan-Musakit dan pedih rasanya. Ya Allah, jadikan keluarga kami, anak-anakkami yang selalu menegakan shalat, rajin membaca Al-Qur’an. Betapa malurasanya sekolah terbaik kami berikan, pendidikan terbaik kami usahakan.Namun kami lupa pendidikan Islam bagi anak-anak kami. Ya Allah, akumalu kemanapun kami bisa pergi, namun ke majelis yang selalu menyebutnamaMu, tidak sekalipun kami injak. Ya Allah jangan karena itu doa kamitidak dikabulkan. Ke dunia mana kami akan pindah, jika Engkau sudahtidak sudi mendengar doa kami.”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: