Oleh: subuki | Oktober 6, 2012

PENGANTAR UMUN PSIKOLOGI

  • 1. PENGANTAR UMUN PSIKOLOGI 

     

  • 2. BAB I PENDAHULUAN Psikiatri adalah cabang (Spesialisme) dari ilmu kedokteran. Karena itu bidangnya yang utama juga mengenai penyakit- penyakit, dalam hal ini penyakit yang menyangkut jiwa seseorang. Dipihak lain, psikologi mempelajari tingkah laku pada umumnya, jadi tidak begitu mementingkan penyakit- penyakit. Meskipun demikian memang sering terjadi pertautan karena akhir- akhir ini tidak berorientasi medis saja, tetapi sudah memperhatikan faktor- faktor sosial. Sebaliknya psikologi pun dikenal bidang psikologi klinis atau psikologi abnormal.
  • 3. Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia dengan lingkungannya. Sedangkan psikiatri adalah cabang dari ilmu kedokteran mengenai penyakit- penyakit jiwa seseorang. Perbedaan antara psikologi klinis dengan psikiatrer adalah pada metode pendekatan. Teknik yang dipergunakan dalam psikologi adalah pemeriksaan psikologis, wawancara, observasi, dan pemberian nasihat. Sedangkan teknik yang dipergunakan oleh psikiater adalah teknik- teknik kedokteran, yaitu dengan obat- obatan.
  • 4. BAB II MANUSIA CIRI- CIRI TINGKAH LAKU MANUSIA Ciri- ciri tingkah laku manusia yang membedakannya dari mahluk- mahluk lain : Kepekaan sosial Kelangsungan tingkahlaku Orientasi pada tugas Usaha dan perjuangan Tiap- tiap individu manusia adalah unik PERKEMBANGAN MANUSIA Tahap- tahap perkembangan manusia : Masa Kanak- kanak Masa remaja Masa Dewasa Masa Tua
  • 5. Manusia selain merupakan makhluk biologis yang sama dengan makhluk hidup lainnya juga merupakan makhluk yang mempunyai sifat- sifat tersendiri yang berbeda dari segala makhluk lainnya. Manusia tidak semata- mata tunduk pada kodratnya dan secara pasif menerima keadaannya, tetapi ia selalu aktif menjadikan dirinya sesuatu. Proses perkembangan manusia sebagian besar ditnetukan oleh kehendaknya sendiri, berbeda dengan makhluk- makhluk lainnya yang sepenuhnya tergantung pada alam.
  • 6. BAB III FUNGSI PSIKIS BERPIKIR DAN BELAJAR Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi proses belajar : Waktu istirahat. Pengetahuan tentang materi yang dipelajari secara menyeluruh. Pengertian terhadap materi yang dipelajari. Pengetahuan akan prestasi sendiri. INGATAN Beberapa cara untuk mengingat kembali hal- hal yang sudah pernah diketahui sebelumnya : Rekoleksi Pembaruan ingatan Memanggil kembali ingatan Rekognisi Mempelajari kembali
  • 7. EMOSI Perubahan- perubahan pada tubuh kita pada saat terjadi emosi, antara lain :  Reaksi elektris pada kulit  Peredaran darah  Denyut jantung  Pernafasan  Pupil mata MOTIF Penggolongan motif menurut W.I.Thomas, yaitu : Motif rasa aman Motif respons Motif pengalaman baru Motif Pengenalan diri
  • 8. Jadi, belajar adalah suatu proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diperbaiki melalui serentetan reaksi atas situasi yang terjadi. Mengingat adalah perbuatan menyimpan hal- hal yang sudah pernah diketahui untuk pada suatu saat dikeluarkan atau digunakan kembali. Emosi adalah perasaan senang atau perasaan tidak senang yang selalu menyertai perbuatan- perbuatan kita sehari- hari. Motif adalah rangsangan, dorongan, atau pembangkit tenaga bagi terjadinya suatu tingkahlaku.
  • 9. BAB IV KEKHUSUSAN INDIVIDUAL INTELEGENSI PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN Karakteristik- karakteristik untuk mengenali kepribadian : Penampilan fisik. Temperamen. Kecerdasan dan kemampuan. Arah minat dan pendangan mengenai nilai- nilai. Sikap Sosial. Kecendrungan- kecendrungan dalam motivasinya. Cara- cara pembawaan diri. Kecendrungan patologis.
  • 10. FAKTOR PEMBAWAAN DAN LINGKUNGAN Beberapa aliran mengenai perkembangan manusia :  Aliran Nativisme  Aliran Empirisme  Aliran Konvergensi JENIS KEPRIBADIAN Penggolongan menurut Kretschmer yang mendasarkan pada ciri- ciri fisik dan berorientasi kepada penyakit- penyakit kejiwaan : Jenis Asthenis Jenis Atletis Jenis Piknis Jenis Displastis
  • 11. Tiap individu mempunyai kekhususan sendiri yang membedakan dengan individu- individu lainnya. Kalau kita pandangi orang- orang yang berada disekitar kita, maka secara sepintas saja akan nampak bahwa mereka itu berlainan satu sama lainnya. Ada yang gemuk, ada yang kurus, ada yang cantik, ada juga yang kurang menarik wajahnya, ada yang kuat, ada yang lemah dan sebagainya.
  • 12. BAB V INTERAKSI SOSIAL KOMUNIKASI Komunikasi adalah proses pengiriman berita dari seseorang kepada orang lain. Dalam tiap bentuk komunikasi selalu terdapat 4 unsur yaitu : Adanya pengirim dan penerima berita. Adanya berita yang dikirim. Ada media atau alat pengiriman berita. Ada sistem simbol yang digunakan untuk menyatakan berita. SIKAP Sikap dapat terbentuk atau berubah melalui 4 macam cara yaitu : Adopsi Diferensiasi Integrasi Trauma
  • 13. TINGKAHLAKU KELOMPOK Ada 2 teori yang menerangkan tingkahlaku kelompok yaitu : ~ Teori yang dikemukakan oleh tokoh- tokoh psikologi dari aliran- aliran klasik. ~ Teori yang dikemukakan oleh psikologi dari Perancis bernama Gustave Le Bon. NORMA SOSIAL Pengaruh norma sosial terhadap kepribadian individu anggota kelompok adalah : Norma sosial merupakan faktor yang mendorong motivasi. Norma sosial selalu menimbulkan tekanan psikis. Norma- norma yang saling bertentangan memaksa individu untuk memilih salah satu norma saja untuk diikutinya.
  • 14. Sebagaimana diketahui. Manusia adalah makhluk sosial, yaitu makhluk yang selalu membutuhkan sesamanya dalam kehidupan sehari- hari. Oleh karena itu tidak dapat dihindari bahwa manusia harus selalu berhubungan dengan manusia lainnya. Hubungan manusia dengan manusia lainnya, atau hubungan manusia dengan kelompok, atau hubungan kelompok dengan kelompoknya inilah yang disebut sebagai interaksi sosial. Beberapa aspek yang mendasari interaksi sosial tersebut, yaitu komunikasi, sikap. Tingkahlaku kelompok, dan norma- norma sosial.
  • 15. BAB VI KELAINAN PSIKIS KETERBELAKANGAN MENTAL Berdasarkan taraf intelegensinya, orang terbelakang dapat dibagi- bagi yaitu : Idiot Imbesil Debil atau moron KELAINAN SEKSUAL Ada 2 macam kelainan pada tingkahlaku, yaitu : Kelainan pada obyeknya Kelainan pada caranya PSIKONEUROSIS Neurosis kekuatiran Histeria Neurosis obsesif – kompulsif
  • 16. PSIKOSIS Jenis- jenis psikosis adalah sebagai berikut : ~ Skizofreni ~ Paranoia dan kondisi paranoid ~ Psikis manis – Depresif PSIKOPATI Beberapa jenis psikopati antara lain : Jenis yang simpatik tetapi tidak bertanggung jawab. Jenis yang memusuhi dan memberontak terhadap semua hal yang tidak disukainya. Jenis Hipokondris. Jenis yang anti sosial.
  • 17. Didalam psikologi dikenal tingkahlaku- tingkahlaku yang menyimpang dari tingkahlaku yang normal. Penyimpangan tingkahlaku ini desebabkan oleh adanya kelainan psikis pada orang yang bersangkutan. Kelainan- kelainan psikis seringkali disebabkan oleh penyakit- penyakit badaniah. Disampaing itu, kelainan psikis dapat juga dianggap sebagai penyakit kejiwan. Oleh karena itu, kelainan psikis dipelajari juga oleh ilmu kedokteran, khusus dalam bidang psikiatri.

     

  • 18. DAFTAR PUSTAKA Crow L.D. , Crow A : Reading in Abnormal Psichology, Littkefield, Adams Paterson, New Jersey, 1960. Noyes A.P. , Kolb L.C. Modern Clinical Psychiatry, W.B. Saunders Co, Philadelphia, 1954.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: